Jadikan Kritik Bermanfaat untuk Anda

Aug 11, 2022

‘Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.’ Amsal 12:1 

Ada dua macam kritik:

(1) Kritik yang tidak adil. Akan selalu ada orang yang suka ‘menghujani parademu’; orang yang mencoba membangun dirinya sendiri dengan menjatuhkan orang lain. Mark Twain berkata, ‘Jauhkan diri dari orang-orang yang mencoba meremehkan ambisi Anda. Orang kecil selalu melakukan itu, tetapi orang yang benar-benar hebat membuat Anda merasa bahwa Anda juga bisa menjadi hebat.’

(2) Kritik yang membangun. Salomo berkata, ‘Teguran orang yang bijak adalah seperti cincin emas dan hiasan kencana untuk telinga yang mendengar.’ (Ams 25: 12) Ada hambatan besar yang harus Anda atasi untuk mencapai potensi tertinggi Anda. Apa itu? Keengganan alami kita untuk menemukan sesuatu yang tidak menarik tentang diri kita sendiri. Ketika Anda membangun pertahanan terhadap kekurangan Anda dan mencoba menyembunyikan kesalahan Anda, Anda menutup pintu ke sumber penting dari pengetahuan diri. Dan dengan melakukan itu, Anda menyangkal diri Anda sendiri akan sukacita tumbuh.

Setiap orang dari kita dapat meningkatkan apa yang kita lakukan atau cara kita melakukannya. Faktanya, jika Anda masih merayakan apa yang Anda lakukan tahun lalu—Anda tidak membuat kemajuan yang cukup tahun ini. Setelah memenangkan kejuaraan dunia ketiganya, alih-alih mengadakan perayaan besar, pengendara banteng Tuff Hedeman pindah ke Denver untuk memulai musim baru — seluruh proses lagi. Alasannya adalah: ‘Banteng di Denver tidak akan terkesan dengan apa yang saya lakukan minggu lalu.’

Apakah Anda seorang pemula atau veteran yang belum teruji, jika Anda ingin menjadi juara besok, Anda harus dapat diajar hari ini. Atau seperti yang dikatakan Salomo: ‘Siapa mengindahkan teguran adalah bijak.’ (Ams 15:5)

SoulFood: Hak 1–3, Luk 12:49–59, Maz 119:49–56, Ams 17:18–21

Renungan Hari Ini [The Word for Today] is authored by Bob and Debby Gass and published under licence from UCB International Copyright ©

You can read more here…

Kenali Kapan Bijaknya Berkompromi

‘Supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.’ 1 Korintus 9:22  Paulus tidak mau mengalah pada kebenaran Alkitab,...

en English
X