‘Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku…’ Mazmur 23:4
Inilah kebenaran tentang kematian:
1) Kematian adalah hal yang pasti. Cerita tentang seorang hipokondriak yang meletakkan kata-kata ini di batu nisannya: 'Mungkin sekarang kau akan percaya aku sakit.' Serius, jika Anda bijak, Anda tidak akan terobsesi dengan kematian, tapi Anda akan bersiap untuk itu.
2) Kematian adalah persinggahan. Kata 'berjalan' berarti setiap langkah yang Anda ambil membawa tanggal keberangkatan Anda satu hari lebih dekat. Kata 'melalui' memberi tahu Anda bahwa itu hanya bagian sementara dan bukan tujuan akhir Anda. Kata metamorfosis menggambarkan seekor ulat yang sederhana berubah menjadi kupu-kupu cantik yang bisa terbang tinggi. Demikian pula, Alkitab menggambarkan tubuh baru Anda dengan kata-kata ini:
a) Tidak dapat binasa, artinya Anda tidak akan pernah lagi menghadapi rasa sakit atau penyakit (1 Korintus 15:53).
b) Abadi, artinya Anda akan awet muda dan tidak bisa mati.
Tidak heran kita membutuhkan motivasi 'jangan takut pada kejahatan'. Mengapa? Karena Tuhan menyertai kita, dan Dia telah mengalahkan maut, neraka, dan kubur. Yesus berkata, ‘“dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut”’ (Wahyu 1:18). Bersukacitalah; kunci takdir kekal Anda bukanlah di tangan Anda sendiri atau orang lain, melainkan di tangan Dia yang mengasihi Anda.
SoulFood: Kel 28-29, Yoh 4:1-12, Maz 89:38-52, Ams 26:23-26
The Word for Today is authored by Bob and Debby Gass and published under licence from UCB International Copyright © 2024



