‘Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.’ Filipi 2:13
Dalam hal melakukan apa yang menyenangkan Tuhan, ada dua rintangan utama yang perlu Anda atasi—’ingin’ dan ‘mampu’. Menyerahkan rencana Anda sendiri dan menerima kehendak Tuhan tidak datang dengan mudah. Sifat kedagingan Anda yang lama menginginkan apa yang diinginkannya, bukan apa yang Tuhan inginkan. Dan bahkan ketika kehendak Tuhan jelas, dan Anda menginginkan apa yang Dia inginkan, Anda tidak memiliki kemampuan yang diperlukan untuk melakukannya. Untungnya, di situlah Tuhan melangkah ke dalam masalah Anda dengan bekerja di dalam Anda untuk memberi Anda ‘keinginan’ dan ‘kemampuan untuk’. Tapi kemauan dan kemampuan itu sama-sama datang dari Dia, bukan Anda. Anda bertanya, ‘Karena Tuhan bekerja di dalam saya, mengapa ada perjuangan untuk mengetahui dan melakukan kehendak-Nya?’ Masalahnya adalah, pikiran alami Anda egois dan cenderung menolak kehendak Tuhan. Jadi apa jawabannya?
(1) Supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.’ (Roma 12:1)
(2) Perbarui pikiranmu. ‘Berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.’ (Roma 12:2) Dalam bahasa Yunani aslinya, ‘memperbarui’ berarti menjadi ‘direnovasi ke dalam’ dengan menyelaraskan pikiran Anda dengan pikiran Tuhan—dengan sengaja berpikir seperti yang Dia pikirkan. Dengan kata lain, Tuhan memulai ‘keinginan’ dan ‘kemampuan untuk’, dan Anda bekerja sama dengan menyelaraskan pikiran Anda dengan pikiran-Nya. Ketika itu terjadi, Anda dapat yakin ‘Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.’ (Fil 1:6)
SoulFood: Yeh 37:1–14, Mat 27:50–53, 1 Tes 4:13–18
Renungan Hari Ini [The Word for Today] is authored by Bob and Debby Gass and published under licence from UCB International Copyright ©



