Mengatasi Keraguan Anda (1)

Apr 7, 2022

‘Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.’ Yohanes 20:25 

Thomas tidak ada di sana ketika Yesus pertama kali menampakkan diri kepada murid-murid-Nya setelah kebangkitan. Dan seperti kebanyakan dari kita, pengalaman orang lain tidak cukup baik untuk Thomas—ia harus memiliki pengalamannya sendiri. Dan Yesus memastikan dia mendapatkannya. Perhatikan, Dia tidak menjatuhkan Thomas karena ragu-ragu. Dia mengerti bahwa setiap pertanyaan yang muncul dari hati yang jujur bukanlah pertanyaan skeptis; itu adalah pencarian kebenaran.

Alkitab memberi tahu kita: ‘Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!’ (Yoh 20:26–28)

Kita belajar dua pelajaran penting dari kisah ini:

(1) Keraguan Anda sebenarnya dapat membawa Anda ke tingkat keyakinan yang baru. Ketika dasar dunia Anda runtuh, ketika rasa sakit dari keadaan Anda tampaknya tak tertahankan, ketika beberapa peristiwa yang menghancurkan terjadi dan keraguan datang tanpa pemberitahuan , jangan menyangkalnya—akui itu. Saat-saat keraguan menjadi ruang kelas pembelajaran ketika mereka mengarahkan Anda kepada Tuhan untuk mendapatkan jawaban. Saat Anda bekerja melaluinya, Anda mencapai tingkat iman yang baru.

(2) Keraguan Anda dapat membawa Anda ke hubungan yang lebih dalam dengan Yesus. Kesaksian orang lain hanya akan membawa Anda sejauh ini; pada akhirnya, Anda membutuhkan pengalaman pribadi Anda sendiri dengan Tuhan. Dan Anda bisa memilikinya! Thomas mulai meragukan Yesus dan akhirnya mati sebagai martir untuk tujuan-Nya. Pikirkan hal itu!

SoulFood: Im 18–20, Mrk 1:21–28, Maz 25:16–22, Ams 10:2

Renungan Hari Ini [The Word for Today] is authored by Bob and Debby Gass and published under licence from UCB International Copyright ©

You can read more here…

Hal tentang Memberi (1)

‘Hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.’ 2 Korintus 8:7  Paulus menulis, 'Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu,...

en English
X